Kehinaan atau Kemuliaan

  1. Manusia adalah hina.
  2. Kehinaan manusia menjadi mulia di syurga.
  3. Kemuliaan adalah hak mutlak Allah SWT.
  4. Hak manusia untuk menghina.
  5. Merasa dihina adalah suatu kemuliaan.
  6. Mulia tanpa kehinaan adalah kebanggaan.
  7. Hina tanpa kemuliaan adalah sia-sia.
  8. Berbanggalah mereka yang mulia.
  9. Sia-sialah mereka yang dihina.
  10. Tetapi mulialah yang berbangga dengan kehinaan.

Dalam Sahih Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda :

“Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Kedua-duanya adalah baik. Bersungguh-sungguhlah menuntut perkara yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan daripada Allah serta janganlah berasa lemah. Jika sesuatu menimpamu, janganlah berkata : ‘Kalau aku buat begini, pasti akan begini dan begini..’, tetapi katakanlah : Qaddarallahu ma sya’a fa’ala (Allah telahpun menetapkannya dan Dia perbuat apa yang Dia kehendaki). Sesungguhnya perkataan ‘kalau’ itu membuka kerja syaitan’.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s